Selasa, 25 Oktober 2011 0 komentar

Ruang Tunggu ke-1


Berusaha menenangkan diri dan mengatur napasku siang ini. Kulanjutkan lagi pelajaranku hari ini yaitu menunggu. Menunggu bagiku dan mungkin bagi sebagian besar orang adalah pekerjaan paling membosankan, tapi mau tak mau harus kulakukan untuk mengakhiri apa yang telah kumulai empat tahun lalu.
            Hari ini perlahan aku mulai menyusuri setiap lembaran-lembaran yang akan menuntunku menuju apa yang aku cita-citakan, menuju mimpi-mimpi yang telah lama aku jaga. Dan masih di kursi tunggu itu. Masih dengan tarikan nafas yang coba untuk kuatur.
            Udara dingin yang berhembus dari pendingin ruangan itu seolah menguji nyaliku hanya untuk mengajukan judul penelitian. Sesak dan dingin semakin menusukku kurasa. Kurang lebih lima belas menit aku menunggu di ruangan itu sampai dipersilahkan untuk konsultasi judul. Kulihat senyum dari wajah dosen itu semakin menguatkanku meski dingin terus menusuk.
            “Ini bu, judul penelitian yang mau saya ajukan” kataku membuka percakapan.
            “Yang mana nak?” tanyanya.
            “Yang ini bu, tentang pengembangan website” lanjutku.
            “Kamu mampu tidak? Jangan sampai kamu terkatung-katung nanti mengerjakannya”.
            “insya Allah bu, saya usahakan” jawabku sedikit ngotot.
            “Tidak usah yang susah-susah,  ambil yang mudah saja…” katanya dengan lembut.
            Tak mampu rasanya ku menolak saran yang diberikannya. Meskipun aku ingin sekali berekplorasi dengan pengembangan web itu, tapi akhirnya aku harus mengalah dengan berbagai pertimbangan.
            “Kamu ambil yang ini saja, yang penting bagaimana distribusi medianya ke siswa” lanjutnya.
            “Sekarang, perbaiki redaksi kata-katanya dulu ya baru nanti kembali konsultasikan lagi…” tutupnya.
            “Oh iya bu, makasih…” jawabku seraya pamit meninggalkan ruangan yang dingin itu.
 
;