Selasa, 20 November 2012 0 komentar

Pagi di Karebosi

Minggu kemarin, 18-11-12, saya dan beberapa teman ikut acara Indonesia Mengoper Bola yang diadakan di Makassar, tepatnya di lapangan Karebosi. Nah, dari sini, ada-ada saja cerita yang terukir. Mulai saat pembelian tiket sampai hari H acara ini. Tapi, yang paling seru tentu pada saat acara ini berlangsung.

Tiket sudah ada di tangan masing-masing, kami berangkat menuju lapangan Karebosi sekitar pukul 06.15, padahal di tiket tercantum acaranya pukul 06.00 dan jarak yang kami tempuh entah berapa kilometer tapi kalau hitungan waktu, ya sekitaran 20 menit lah. Jadi, tiba di TKP sekitar pukul 06.30 lewat berapa.

Pesertanya ternyata sudah sangat banyak, tapi tetap saja acara belum dimulai. Nah, setelah beberapa saat akhirnya panitia pun mengumumkan untuk segera memulai acara, kemudian menjelaskan rute yang akan dilalui peserta. Setelah itu, dengan didahului oleh Marching Band ato apalah namanya itu, peserta pun bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan.

Minjam istilah reporter tivi kalau lagi siaran, disini digambarkan peserta yang jumlahnya lebih dari 10 ribuan bergerak dengan lambat, istilah reporter "padat merayap". Peserta pun perlahan keluar dari lapangan menuju jalan yang telah ditentukan. Dan disinilah lelucon dan tingkah aneh teman-temanku mulai keluar lagi.

"Ayo.. ayo... bolanya di oper" teriak salah satu temanku melihat semua peserta hanya memegang bolanya masing-masing padahal ini acara 'Indonesia Mengoper Bola' bukan acara 'Indonesia Memegang Bola'.

Dalam melewati rute pun banyak peserta yang tidak melewati rute yang seharusnya melainkan mengambil jalan memotong. Dan parahnya, kami pun ikut. Suatu bentuk ketidakjujuran. Hingga akhirnya tiba di tempat pengumpulan potongan tiket untuk diundi pada akhir acara.

Jumat, 16 November 2012 0 komentar

Masih tak ingat...

"Kamu lupa ya?" tanyamu padaku.
"Apa? aku tidak ingat"
"iya... kamu itu suka bawa beginian di tasmu dulu, ngemil Gery Pasta, paling sedikit sepuluh biji"
"Owh... iya ya? Coba sini satu"
Aku pun mengambil satu, dan memakannya. Mmm, rasanya memang enak,coklat pasta itu pun membawa potongan cerita baru yang sebenarnya pernah terjadi di hidupku. Di samping Rara, aku terus bertanya tentang hal-hal yang dulu sering kulakukan. Dan dia pun dengan sabar menceritakan tentang diriku sebelum kecelakaan itu.

"Perhatikan ya, itu namanya Nabila, Fira, Ilham, dan yang itu Ditha" sambil tersenyum Rara menyebut nama yang terakhir. Aneh, tapi tak terlalu kugubris.
"Nabila, Fira, Ilham, Ditha" kataku mencoba mengingat nama-nama tadi.
"Kamu juga tidak ingat sama Ditha?" tanya Rara padaku.
"Tidak" jawabku singkat.
"Sama sekali?" Rara memastikan.
"Iya... memang ada apa dengan Ditha?"
"Haha... tidak, nanti saya ceritakan diwaktu yang lain" jawab Rara sembari tersenyum kecil.

"Oia, sepertinya sekarang waktu untuk kuliah Morfologi Tumbuhan, yuk..." Rara memutus pembicaraan.

Aku dan Rara pun beranjak dari depan laboratorium menuju ruang kelas sore itu. Dua hari ini, aku terus menguntit Rara tapi bukan dalam hal buruk. Hanya karena Rara terus memberi tahu tentang diriku yang belum aku ketahui. Apa kalian tahu sesuatu tentangku? Ah, sudahlah aku sendiri tidak tahu, apalagi kalian.

#amnesia
Senin, 05 November 2012 0 komentar

PLN dan Pemadaman Bergilir

Beberapa hari terakhir, terjadi pemadaman bergilir di hampir 70% wilayah sulselbar karena terbakarnya PLTD yang ada di Makassar.
Hal ini menyebabkan banyaknya warga yang marah-marah, mengomel karena pemadaman listrik yang berdurasi sekitar 2 jam di beberapa wilayah tertentu.
Hujatan pun mengalir deras di facebook, twitter, oleh para penggunanya masing-masing. Dan kebanyakan yang mengomel adalah mahasiswa karena tugas kuliahnya menjadi terbengkalai. Dalam sudut pandang saya, sebagai mahasiswa, kita tidak perlu mengomel, menghujat bahkan sampai mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas diucapkan oleh mahasiswa sebagai kaum intelek. Karena mereka harusnya bisa berpikir bahwa memperbaiki yang terbakar itu membutuhkan waktu yang tidak singkat dan tidak hanya dengan simsalabim.
Mungkin karena banyaknya protes dari berbagai kalangan, akhirnya dari pihak PLN pun mengeluarkan pengumuman seperti ini:

"Mulai hari ini, pemadaman listrik secara bergilir sudah ditiadakan, dan digantikan dengan penyalaan listrik secara bergilir. Terima kasih"
Kamis, 01 November 2012 0 komentar

mimpi itu masih kujaga

November rain...
sepertinya itu tema hari ini...
yah.. hujan mengisi hari pertama di bulan November ini
kurasa hujan yang sama dengan setahun yang lalu...

lebih tepatnya setahun kurang seminggu...
ketika ada kesepakatan tak tertulis, antara hatiku dan hatimu...
yah... aku menginginkannya,,,
karena sekarang aku butuh kamu disini, di sisiku
saat kakiku mulai keropos menopang semangatku,,,
ketika aku berada di titik nadir...

aku merindukanmu,,,
masih...
di sini...
sebenarnya aku ingin sejenak duduk di sampingmu...
dan bersandar di bahumu... melepas sejenak bebanku
saat aku mulai lelah berjalan menggapai mimpiku

aku tak hanya sekadar ingin duduk di sampingmu...
tapi aku ingin, kau mendampingiku 
mengejar dan menggapai mimpiku, mimpimu, mimpi kita...

#terdiam dan terus mengetuk bibirku dengan jari         
 
;