Jumat, 16 November 2012

Masih tak ingat...

"Kamu lupa ya?" tanyamu padaku.
"Apa? aku tidak ingat"
"iya... kamu itu suka bawa beginian di tasmu dulu, ngemil Gery Pasta, paling sedikit sepuluh biji"
"Owh... iya ya? Coba sini satu"
Aku pun mengambil satu, dan memakannya. Mmm, rasanya memang enak,coklat pasta itu pun membawa potongan cerita baru yang sebenarnya pernah terjadi di hidupku. Di samping Rara, aku terus bertanya tentang hal-hal yang dulu sering kulakukan. Dan dia pun dengan sabar menceritakan tentang diriku sebelum kecelakaan itu.

"Perhatikan ya, itu namanya Nabila, Fira, Ilham, dan yang itu Ditha" sambil tersenyum Rara menyebut nama yang terakhir. Aneh, tapi tak terlalu kugubris.
"Nabila, Fira, Ilham, Ditha" kataku mencoba mengingat nama-nama tadi.
"Kamu juga tidak ingat sama Ditha?" tanya Rara padaku.
"Tidak" jawabku singkat.
"Sama sekali?" Rara memastikan.
"Iya... memang ada apa dengan Ditha?"
"Haha... tidak, nanti saya ceritakan diwaktu yang lain" jawab Rara sembari tersenyum kecil.

"Oia, sepertinya sekarang waktu untuk kuliah Morfologi Tumbuhan, yuk..." Rara memutus pembicaraan.

Aku dan Rara pun beranjak dari depan laboratorium menuju ruang kelas sore itu. Dua hari ini, aku terus menguntit Rara tapi bukan dalam hal buruk. Hanya karena Rara terus memberi tahu tentang diriku yang belum aku ketahui. Apa kalian tahu sesuatu tentangku? Ah, sudahlah aku sendiri tidak tahu, apalagi kalian.

#amnesia

0 komentar:

Posting Komentar

 
;