Rabu, 10 April 2013

Selamat Ulang Tahun...

Aku tiba-tiba tersentak dari tidurku malam ini. Kulihat jam pada laptopku menunjukkan pukul 00.30. Aku juga tak tahu kenapa. Produksi hormon adrenalinku tiba-tiba meningkat drastis, jantungku berdebar kencang tak lagi dengan ritmenya. Hanya kucoba mengendalikannya, menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan-pelan. Menjaga detak jantungku untuk tetap normal. Tapi, ternyata tak bisa.

Sepertinya aku mengingat sesuatu. Yah, hari telah berganti rupanya. Sudah memasuki tanggal 10 bulan ini. hari dimana kamu berusia tepat 23 tahun. Tapi, kenapa harus aku yang gugup? kenapa harus jantungku yang berdebar kencang? Segitunya kah? Ah, pertanyaan yang sering terlontar darimu dan dari orang-orang yang tak mengerti tentangku. Atau mungkin memang aku yang penuh misteri.


Oh.. iya... Aku hanya ingin berucap, selamat ulang tahun untukmu...
Makhluk termanis yang kadang rese' tapi selalu saja kurindukan.

Selamat ulang tahun yang ke-23. Semoga, betambahnya usiamu beriringan juga dengan kedewasaanmu. Yah, setiap orang pasti akan bertambah tua, sedangkan menjadi dewasa itu adalah pilihan.

Aku juga ingin mengucapkan terima kasih padamu. Terima kasih telah menjadi tokoh utama dalam setiap ceritaku beberapa tahun terakhir ini. Mungkin kamu tak mengerti tentang ini. Tapi tak usah dipedulikan. Hal ini tak begitu penting. Terpenting itu ketika masih bisa membuatmu tersenyum. Terlebih jika masih bisa melihat senyum itu. Terima kasih juga, karena darimu aku banyak belajar tentang cinta, tentang pesan kerinduan yang terkadang absurd, dan tentang hujan yang selalu mengantarkan kenangan.

Mungkin, tak banyak waktu yang kuhabiskan denganmu. Hanya ada beberapa momen saja. Tapi, entah kenapa momen itulah yang melekat dan membekas di memoriku. Sedikit berlebihan mungkin menurutmu. Tapi, begitulah adanya.

Esok, sepertinya waktu tak lagi berpihak padaku. Mungkin tak ada lagi waktu untuk bertemu denganmu. Apalagi melihat senyum itu. Lagipula aku tahu, kamu tak menginginkan untuk bertemu denganku. Tapi, akan selalu ada hujan yang menemaniku. Kamu tahu? kamulah alasan dibalik kenapa aku begitu menyukai hujan.

Sekali lagi terima kasih, terima kasih karena telah mengukir kenangan itu. Kenangan yang mungkin tak pernah kamu ingat, tak pernah kamu pedulikan, dan tak berarti sama sekali untukmu. Tapi bagiku, itu sangat berarti.

Terakhir, hanya do'a yang kutitipkan di hari ulang tahunmu ini. Semoga semua keinginanmu terwujud, semoga tambah bijak, lebih bermanfaat lagi bagi orang tua agama dan orang lain di sekitarmu. Dan, umurnya berkah. Sukses terus ya... ^^

0 komentar:

Posting Komentar

 
;