Baru sempat menyelesaikan tulisan ini (ngeles), lebih tepatnya sih baru menyempatkan diri... hahaha...
Sudah setahun ternyata. Entah cepat atau lambat berlalunya waktu. Semuanya relatif. Mungkin terlalu cepat bagi yang dikejar deadline dan terlalu lambat bagi yang menunggu. Jiaaahh... nulis apa saya ini...
"SIGi Makassar... Salam Sigi Ceriaaaaaa..."
Teriakan itu masih terngiang sejak setahun yang lalu pada tanggal 3 Nopember 2012 di sebuah panti asuhan di Takalar. Dan kemarin, 3 Nopember 2013 kami SIGi Makassar, mengadakan sebuah acara Gathering Nasional sekaligus memperingati milad kami yang pertama. Nekad? memang nekad membuat sebuah acara yang cukup besar semacam itu dan mengundang 100 komunitas di Makassar. Meskipun sempat ada ragu, tapi toh akhirnya bisa berjalan juga. Dan semua atas izin Allah.
Refleksi, perjalanan setahun ini ternyata memang tak terasa. Mengingat awal dibentuknya hanya ada beberapa orang saja dan di project pertama itu hanya ada belasan orang. Dulunya saya ragu bahwa komunitas ini akan bertahan. Jujur, ada keraguan dalam menjalankannya. Ingat project berbagi pertama yang tiba-tiba ingin berbagi sepatu kepada anak-anak panti yang jumlahnya lebih dari 30 orang, selain itu juga ada sembako, pakaian, sedangkan jumlah kami hanya belasan orang. Darimana dananya? itu yang selalu ada dalam pikiran saya. Saya lupa bahwa ternyata ada Tuhan yang telah merencanakan semuanya, mengatur segalanya, dan kami hanya tinggal bertindak saja. Maafkan dosa hamba ya Allah...
"Menjadi orang hebat yang bergerak ketika tergerak"
Yah, tagline itu yang sempat menyentakku, apa saja yang sudah aku lakukan? apa pernah aku bergerak untuk orang lain? bukannya aku hanya mementingkan diri sendiri? Ahh... sia-sia sekali rasanya hidup ini jika dihabiskan hanya untuk diri sendiri. Dan, akhirnya saya memilih untuk bergerak bersama mereka. Berbagi dengan hati, melangkah dengan semangat kebersamaan.
"Karena berbagi takkan membuatmu rugi"
Secara matematis, mungkin tak masuk akal jika memberikan sesuatu itu tak membuat apa yang kita miliki berkurang atau bahkan rugi. Tapi, seperti inilah memang nyatanya konsep berbagi. Berbagi itu bukan hitungan matematis, tetapi keikhlasan untuk memberi kepada sesama, yang dalam hal ini tak akan pernah membuatmu rugi. Berbagi kepada sesama bukanlah semata demi kebahagiaan orang yang diberi tapi lebih kepada kebahagiaan diri sendiri. Berbagilah, dan rasakan sendiri bahagiamu.
Setahun berlalu, dan begitu banyak kebahagiaan yang telah kita dapatkan. Semoga semangat untuk berbagi ini terus ada.
Keep sharing, keep inspiring...

0 komentar:
Posting Komentar