Rabu, 18 Februari 2015

Dalam Penantian

Menunggu. Bagi sebagian orang mungkin hal yang tidak mengenakkan. Menjemukan. Membosankan dan entah apa lagi. Tapi, bagiku berbeda. Menunggu bisa menjadi hal yang paling kutunggu, seperti menunggu pelangi yang muncul selepas hujan.

Benar, hujan telah berlalu. Aku menunggu pelangiku. Pelangi yang kulihat dari senyummu. Warna-warni di langit mendung. Kamu mampu memberi warna-warni setelah hujan membasahiku. Tapi sayang, pelangi tak pernah bertahan lama di langit. Aku berubah pikiran. Bukan pelangi, tetapi langit. Aku lebih menunggu langit yang cerah dengan mataharinya yang memberi cahaya bagi kehidupan. 

Hujan tak mungkin turun sepanjang tahun. Tetapi langit tetaplah langit, meski awan mendung menutupinya, ia tetap ada di atas sana. Ia hanya tersamarkan, tak pernah pergi. Setia menjadi atap bagi mereka yang tak beratap. Menjadi tempat bagi milyaran bintang bercengkrama. Menjadi tempat yang nyaman bagi bulan untuk menerangi gelap malam. Menjadi tempat doa-doa yang bertebaran di heningnya malam. Kemudian menjadi tempat bagi mentari untuk mengawali hari. 

Aku menunggumu, seperti caraku menunggu langit yang cerah ketika hujan. Menunggu yang pasti seraya merapal doa untuk memintamu. Berapa lama aku menunggu? Seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuka pintu hatimu yang mungkin sudah lama tertutup atau mungkin sengaja kau tutup.

Aku selalu percaya pada hatiku. Hatikulah yang menuntunku untuk menujumu. Aku tak memaksa, aku juga tak tergesa-gesa. Aku mengerti mungkin masih ada seseorang dalam hatimu. Mungkin juga kau masih ragu untuk menerimaku. Tapi, itu tak pernah menjadi masalah untukku, aku akan bersabar menunggumu selama apapun itu sembari memperbaiki dan memantaskan diriku. 

Percayalah pada hati kecilmu. Dengarkanlah ia sejenak. Mungkin ia akan memberitahumu tentangku. Tentangku yang akan setia menunggumu. Untuk kemudian menjadikanmu bagian hidupku.  


Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari Tiket.com dan nulisbuku.com #TiketBaliGratis.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;