Kau tahu? hari ini begitu menyenangkan, paling tidak untukku. Jika kau bertanya kenapa? Ah, pasti langsung kuceritakan padamu semuanya.
"Hari ini aku bertemu lagi dengannya, lebih tepatnya aku melihatnya lagi" kataku sumringah.
"Trus? Apalagi?"
"Dia pakai baju hitam hari ini, dengan kerudung berwarna merah bata terpasang rapi menutupi kepalanya"
"Oh, ya? pasti dia begitu cantik sampai kau begitu tampak bahagia"
"Hmm... bukan cuma cantik, tapi juga begitu manis"
"Tapi, beberapa hari ini aku tak melihatnya" ucapmu padaku.
"Iya, makanya gersang kan?"
dan kau pun hanya mengangguk menunjukkan persetujuanmu
"Oia, bukan cuma itu yang membuatku bahagia"
"Mmm... sebenarnya aku malu untuk mengatakannya"
"Apa sih? Apa dia berbicara padamu?" tanyamu menginterogasi.
"Tidak, dia malah tak pernah mengatakan sepatah kata pun padaku"
"Trus? Apa dong?"
"Dia kan pakai baju hitam tuh, trus kebetulan aku juga pakai baju hitam. Belum lagi 2 hari yang lalu, aku pakai baju putih, eh ternyata dia juga pakai baju putih... hehe..."
"Ya.. ya.. nanti kutanyakan padanya mau pakai baju apa lagi, biar nanti kuberitahukan padamu"
"tak usahlah, lagian hatiku kan sudah terpaut padanya, jadinya kontak... haha'
"Hmm.. dasar..."
"Eh, kamu tak cari hujan? kukira kamu juga merindukannya"
"Iya... ya... Ah, aku mencarinya dulu ya... memangnya kamu tak merindukannya?"
"Mmm... aku kan sudah menemukan hujanku siang tadi, kurasakan sejuk hujan di tatapan matanya. meski tanpa sepatah kata pun"
"Ooo yeeee..." katamu mengejek.
"dan kau tahu? senyumannya sudah lebih dari guyuran hujan yang menyejukkanku"
"Wuaaaaaa... gubrakkk!!! kamu bisa jadi tambah aneh kalau aku kelamaan disini... sudahlah, aku pergi dulu ya... mau cari hujan dulu" ucapmu seraya meninggalkanku di beranda rumahku sore itu.#sejuk hujan di tatapanmu - akhir juni

0 komentar:
Posting Komentar