Tugu Layar itu tak lagi berdiri
tegak, disebabkan abrasi. Kemiringannya sekitar 45 derajat, dan sepertinya tak
butuh waktu lama lagi hingga Tugu itu ambruk. Di sekelilingnya tampak banyak
pondok-pondok kecil yang merusak pemandangan pantai. Pondok-pondok itu malah
sering dijadikan tempat mesum muda mudi yang dilanda asmara yang tak
terkontrol.
Lelaki itu
masih disana. Duduk diam di samping Tugu
Layar ketika senja mulai menyapa. Ya, dia masih tak beranjak, ketika perlahan
gerimis mulai menghampirinya. Tatapannya jauh ke horison. Sesekali ia menarik
nafas panjang. Dan sesekali ia tersenyum sambil menutup matanya. Menikmati
aroma laut yang ada di depannya. Baginya, hujan di kala senja adalah hujan
terindah.
Hari
ini adalah hari ketiga dia melakukannya. Mendatangi tempat yang sama, saat
matahari mulai tenggelam di ufuk barat. Dan itu adalah hujan kedua yang
dirasakannya di tempat itu. Mungkin ia sedang merindukan seseorang.
Di
sekelilingnya sudah mulai gelap. Hanya ada pendaran cahaya lampu yang tampak
kecil. Ia tahu, lampu itu pastinya ada di sekitar anjungan Pantai Losari atau
paling tidak sekitar pelabuhan Soekarno-Hatta. Rintik air dari langit pun mulai
deras. Lelaki itu kemudian beranjak dari tempat duduknya. Kemudian dia pun
menuju motornya. Hendak kembali ke rumah. Dia punya jas hujan di bagasi
motornya, tapi ia tak mengenakannya. Dia lebih memilih menikmati hujan yang
semakin lama semakin membasahinya.
Dia
kemudian memasang headset ke telinganya dan mulai memainkan mp3 player-nya. Sesaat kemudian dia pun
meninggalkan Tugu Layar itu. Lagu Love
You Lately nya Daniel Powter pun mengalun dari mp3 player itu. Ia begitu
menikmatinya. Menemaninya menyusuri jalan Metro Tanjung Bunga. Ketika lagu itu
selesai, dia me-repeat-nya. Ia suka
sekali dengan lagu itu.
I hope you findwhatever you've been lookin' for.Just remember where you're fromand who you are,'Cause there's a thousand lightsthat'll make you feel brand new,But if you ever lose your way,I'll leave one on for you.
Laju motornya hanya sekitar 40 kilometer per jam. Karena ia ingin menikmati hujan. Dia berada di jalur satu arah yang memungkinkan kendaraan melaju kencang. Ketika telah melewati mall GTC, ia pun hendak membelokkan motornya untuk memutar.
Dan
kemudian…
Piiiiiiipppppppppp…. BRUKKK!!!

0 komentar:
Posting Komentar