Senin, 07 Januari 2013

Energi Ajaib

7 Januari 2013, hari pertama kembali kubuka blog ini setelah tahun berganti. Sepertinya sudah banyak jaring laba-laba disini. Karena, sudah sebulan lebih tak mampir kesini. Aku tak mau mencari alasan, semua ini hanya karena kemalasanku untuk mampir disini lagi. Beberapa saat yang lalu, aku menyempatkan diri membaca blog seorang teman. Isinya ter-update. Sebenarnya aku iri padanya, karena aku tak bisa serutin dia mengujungi blognya. Menuliskan apapun setiap harinya. Tak peduli panjang atau pendek. Seperti rumah, tak peduli sudah banyak debu atau tidak, tetap saja perlu dibersihkan. Hal itu seolah menamparku. Aku yang terjebak dalam kemalasan yang tak berujung, tak mampu menghasilkan apa-apa.

Hari ini, kuberanikan diri untuk menuliskan mimpi-mimpiku. Dan kutempelkan pada tembok. Sengaja kutempelkan di dekat cermin, agar aku bisa melihatnya setiap kali kau bercermin. Aku merasa, ada energi tersendiri ketika kutuliskan mimpi-mimpi itu dan akau menyebutnya 'Energi Ajaib'. Mungkin banyak diantaranya yang tak masuk akal. Tapi, siapa yang tahu apa yang akan terjadi di hari esok?



Di antara mimpi-mimpi itu, kutuliskan bahwa aku harus bisa seminar proposal bulan Januari ini, kemudian bulan Februari seminar hasil. Agar peluangku untuk wisuda bulan April tetap terjaga. Yah, meski sempat tertunda 2 bulan lebih, hari ini aku memutuskan untuk kembali melanjutkan proposalku yang terbengkalai. Kembali memulai lagi mendesain web yang jadi fokus penyelesaian studiku meski aku kuliah di jurusan biologi. Aku bisa, aku yakin bisa wisuda bulan April tahun 2013 ini. Untuk itu perlu usaha yang lebih keras dari biasanya dan keluar dari jebakan kemalasan yang membelenggu kaki dan tanganku. Aku ingin segera menyelesaikan studi S1-ku. Karena, aku ingin tantangan diluar yang lebih berat lagi. Aku ingin belajar lebih banyak lagi. Aku ingin membuktikan kalau semua hasil yang kita dapat berkat doa dan hasil usaha kita sendiri. Aku sudah terlalu lama teritidur dalam kemalasan. Aku sekarang bangun dan menemukan diriku sendiri. Aku yang sudah seperti yang aku inginkan. Sekarang, tak ada lagi diriku yang kemarin. Yang ada, mulai hari ini diriku yang penuh semangat mengejar impian, mewujudkan mimpi-mimpi, dan tetap menebar manfaat bagi sesama. 

Beberapa menit yang lalu salah satu adikku yang baru pulang kuliah melihat apa yang aku tempelkan pada tembok. Melihat mimpi-mimpiku dan ia pun tertawa. Dan aku hanya bilang "silahkan tertawa". Karena aku percaya pada kekuatan mimpi ketika aku menuliskannya. Dan aku yakin bisa mencapainya.

Teruntuk papa dan mamaku. Maafkan anakmu ini yang sudah terlalu banyak mengecewakan kalian. Aku berharap doa dari kalian. Dan aku akan memberikan yang terbaik untuk kalian.

Hari ini, aku hidup. Bukan hanya hari ini, tapi esok dan seterusnya.  
Esok akan kutuliskan lagi apa yang terjadi esok hari. Hingga aku tak bosan lagi mampir disini.Di blog yang sederhana ini.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;