Sekarang hari libur, warna merah jelas terlihat di kalenderku yang menunjuk angka 24. Yah, seminggu lagi Januari berakhir. Dan, proposal skripsiku belum juga kelar. Entah apa yang ada di pikiranku. Penyakit lamaku sepertinya kambuh. Aku mulai ogah-ogahan lagi mengerjakannya. Tak tahu apa yang ada dalam kepalaku. Pesimis? Mungkin. Realistis? juga mungkin. Tapi, tak tahu apa yang terjadi padaku. Beberapa hari terakhir draf proposalku sama sekali tak kusentuh. Tidak mood? Mood, bukanlah alasan yang tepat untukku. Mungkin otakku hanya butuh pancingan sedikit untuk bisa bekerja lebih maksimal. Mataku pun tak lagi tahan berlama-lama depan layar laptop. Entah apa sebabnya, CVS mungkin (lagi).
Sepertinya aku butuh waktu untuk ke suatu tempat dimana bisa me-refresh otakku dulu. Mungkin ini hanya rasa jenuh. Tapi, mau kemana? Opsi tempat tujuan pun sama sekali tidak tergambar dalam otakku. Ini mungkin karena aku lebih sering mengurung diri di kamar. Terlebih dukungan cuaca yang tak menentu. Bukan tak menentu sih sebenarnya, tapi memang lebih sering hujan dan membuatku malas beraktifitas di luar rumah.
Seminar proposal di bulan ini pun masih menjadi targetku, yang mungkin akan meleset (lagi). Kemungkinan terbaik mungkin hanya bisa ACC proposal skripsi bulan ini. Tapi, itu bukanlah hal yang buruk. Aku sadar dengan usahaku dan itu akan sebanding dengan hasilnya. Selalu saja ada ketakutan-ketakutan tak beralasan yang menghantuiku, entah apa sebabnya. Ah, sepertinya aku butuh jalan-jalan memang. Tapi, pertanyaannya lagi, mau kemana? Mau ke pantai? Pantai tempatku dulu sering berkunjung pun tak lagi sama, sekarang sudah banyak didirikan (maaf: pondok mesum) disana. Mungkin dengan alasan ekonomi. Tapi, itu bukanlah cara yang tepat untuk mengelola pantai. Selain pantai, masih ada tempat yang suka ku kunjungi. Pinggir sungai Jeneberang, dekat dengan bendungan karet. Tapi, entah kenapa otakku tak memilih tempat itu sebagai tempat tujuan.
Atau mungkin, aku keluar saja tanpa tujuan? Menikmati macetnya kota Makassar, dan jika beruntung, aku mendapatkan hujan pada saat jalan. Aku hanya butuh tempat yang sepi, dengan jarak pandang yang luas dimana aku bisa menghirup udara segar. Disini sudah cukup sesak. Cukup sesak hingga mampu menyesakkan otakku. Finally, semoga aku menemukan tempat yang tepat hari ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar