Tak butuh waktu lama untuk mengundangmu mengisi pikiranku, selanjutnya menjadi penghuni tetap dalam otakku. Pun demikian dengan hatiku. Lebih dari tiga tahun berlalunya waktu itu. Ketika aku dengan sengaja memasukkanmu dalam pikiranku hanya karena persamaan namamu dengan seseorang yang cukup berarti bagiku kala itu. Sejujurnya, kala itu hanya karena namamu lah yang membuatku tetarik untuk mengenalmu lebih dekat. Bukan dari fisik yang kulihat ataupun cerita orang tentangmu. Semuanya mulai dari nol.
Tak pernah ada sesalku ketika rasa itu perlahan muncul dan menyeruak ke permukaan. Pikirku, kau memang pantas mendapatkannya. Dan aku, tetap dalam penantian untukmu meski kalender sudah berganti empat kali. Aku tak peduli kata orang, banyak di antara mereka yang berkata aku aneh, dan tak sedikit yang mengatakan aku gila ketika aku lebih memilih menghabiskan waktuku dalam penantian yang tak kunjung berakhir. Itu kulakukan untukmu. Tidak dengan yang lain.
Pernah aku terjebak dalam pikiranku sendiri. Ketika tentangmu, aku tak bisa membedakan, ini cinta atau hanya sekedar ambisi atau mungkin juga obsesi. Tapi, hari ini aku sadar, dan aku yakin inilah cinta yang kupahami. Ya, aku jatuh cinta padamu sejak saat itu, sejak kau mengenalkan namamu padaku. Sampai hari ini, rasa itu tetap ada, meski angka tahun di kalender telah empat kali berganti. Dan itu masih kamu.
Sekarang lihat, langit malam ini sejenak berhenti menghantarkan hujan padaku. Berganti dengan embun malam yang dingin, perlahan menyentuh permukaan kulitku. Aku tak peduli dengan itu. Lihat bintang-bintang di angkasa itu? Ya, begitu banyak bintang yang menggantung di sana, dan begitu banyak pula orang-orang yang menggantungkan mimpinya di sana. Tapi, aku tidak melakukannya. Karena mimpiku ada disini, di sorot matamu jelas kulihat. Sehingga aku tak perlu menuju bintang. Hanya saja, malam ini kutitip rinduku pada bintang-bintang, ketika hujan mulai lelah menyampaikannya padamu,mungkin karena intensitasnya lebih banyak daripada hujan itu sendiri. Rindu ini selalu untukmu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar