Rabu, 09 Januari 2013

Mengejar Wisuda (1)

Sebenarnya ini mau saya posting malam tadi, tapi tertidur karena kelelahan, dan akhirnya tidak menyempatkan diri untuk mampir disini, walapun akhirnya bisa mampir sepagi ini. Seperti janjiku kemarin, aku kembali mampir disini untuk berkisah. Well, this is my story...

Ada segelintir orang yang mengatakan jika memulai sesuatu adalah hal yang tersulit. Dan hal itu berlaku juga ketika akan mulai menyusun skripsi. Tak tahu kenapa hal itu seolah berlaku juga padaku. Setelah judul skripsiku diterima oleh pembimbing, aku tak pernah berani untuk memulai mengerjakannya. Yang kulakukan hanya menunda dan terus mengulur waktu tanpa alasan yang jelas, tak tanggung-tanggung hampir setahun aku menundanya.

Aku memulainya setelah melewati pertengahan tahun kemarin, dengan target bisa wisuda di akhir tahun kemarin. Semangatku pun menggebu sampai akhirnya pembimbingku mengatakan jika aku tak bisa wisuda akhir tahun kemarin. Aku tak tahu pasti alasan beliau saat itu, dan sejujurnya itu membuatku drop. Selang beberapa hari aku tahu jika ternyata beliau akan berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun kemarin. Dan, perkiraanku mungkin itu alasan beliau. Tapi, aku terus konsultasi sampai jelang keberangkatan beliau ke tanah suci. Dan, setelah beliau berangkat. Maka draf proposalku pun berangkat ke dalam laci lemari dan bersemayam hampir dua bulan lamanya, setelah itulah bagian tersulitnya.


Pemahamanku sedikit berubah tentang 'memulai'. Ketika orang-orang mengatakan sulit memulai, maka aku berkata tidak, karena sebenarnya akan lebih sulit melanjutkan yang tertunda daripada memulai. Yah, kemarin aku memaksakan diri untuk kembali mengurusi draf proposalku dan mulai mengisi materi ke dalam web yang kurancang sebagai pelengkap tugas akhirku. Berat rasanya, tapi tak ada pilihan lain kecuali aku harus mengerjakannya. Aku punya waktu sekitar 3 bulan dari sekarang sampai jadwal wisuda bulan April nanti. Mau tak mau aku harus menyelesaikannya segera agar tak hanya menjadi target kosong untuk wisuda di bulan April tahun ini. Ternyata, efeknya lumayan. Setelah kutempelkan mimpiku agar bisa wisuda bulan April nanti, selalu ada energi ketika aku melihatnya lagi. Semangatku seakan bertambah 100 kali lebih banyak daripada biasanya. Dan, aku sadar tak ada hal yang bisa dicapai dengan mudah. Aku pun harus merelakan punggungku sakit akibat duduk berjam-jam menginput materi ke dalam web-ku. Tapi, itu seolah tak berarti ketika terbayang aku wisuda bulan April nanti. Dan hasilnya, dari enam pokok bahasan yang akan kumasukkan dalam web-ku, akhirnya aku bisa menyelesaikan satu pokok bahasan dan setengah dari pokok bahasan kedua sampai malam tadi. Hal terpenting dari itu semua adalah, akhirnya aku mulai belajar arti perjuangan. Dan hari ini, akan kulanjutkan perjuanganku.

Oke, sampai disini dulu ceritanya. Dan aku, akan terus berjuang.
Malam nanti akan kulanjutkan ceritanya untuk hasil hari ini...

0 komentar:

Posting Komentar

 
;